DESMA Center dan Kementerian Pariwisata Melaksanakan Kick-Off Penyusunan Roadmap dan Rencana Aksi Penguatan Standar Usaha Pariwisata 2026-2029
Penulis: Dani Fauzi, Programme Officer
Jakarta, 30 September 2026 — DESMA Center bersama Asisten Deputi Standardisasi dan Sertifikasi Usaha, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata, memulai proses penyusunan Peta Jalan dan Rencana Aksi Penguatan Standar Usaha Pariwisata 2026–2029. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi, menyepakati arah dan ruang lingkup, serta merumuskan tahap-tahap penyusunan dokumen sebagai acuan penguatan standar usaha pariwisata. Penyusunan dokumen Roadmap ini sebagai tindak lanjut rekomendasi hasil Survei dan Analisis Persepsi Pelaku Usaha dan Pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Pariwisata (2025) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan DESMA Center.
Penyusunan dokumen Roadmap ini diawali dengan kick-off pada 3 Maret 2026, DESMA Center dan Kementerian Pariwisata menyepakati arah, ruang lingkup, dan tahapan penyusunan peta jalan. Kick-off tersebut menjadi tindak lanjut atas rekomendasi kebijakan standardisasi dan sertifikasi usaha pariwisata sebagai proses penyusunan roadmap penguatan standar usaha pariwisata.
Lebih lanjut, meningkatnya eksposur risiko dalam penyelenggaraan kegiatan pariwisata menunjukkan perlunya penguatan keterkaitan antara standar usaha pariwisata dengan profil risiko aktual kegiatan usaha. Kesesuaian substansi standar usaha dengan karakteristik dan risiko aktual kegiatan usaha, termasuk aspek keselamatan, keamanan, perlindungan konsumen, kompetensi SDM, kesiapsiagaan dan penanganan keadaan darurat, serta keterkaitannya dengan ketentuan sektoral lainnya menunjukkan perlunya evaluasi terhadap standar usaha eksisting untuk mewujudkan usaha pariwisata yang berkualitas.
Secara khusus, dokumen bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dan ketidaksesuaian kebijakan serta regulasi standar usaha pariwisata terutama yang terkait dengan perizinan berusaha berbasis risiko, merumuskan arah strategis dan strategi pengembangannya, serta menyusun matriks implementasi 2026–2029 berisi rencana aksi yang dapat ditindaklanjuti oleh Asisten Deputi Standardisasi dan Sertifikasi Usaha, Kementerian Pariwisata.
Penyusunan dokumen kemudian berlangsung secara kolaboratif dan bertahap melalui sejumlah pertemuan dan pembahasan antara DESMA Center dan Kementerian Pariwisata. Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 14 April, 29 April, 30 Juni (DKT-I), dan 29 Juli 2026, serta dilanjutkan dengan Rapat Internal dengan Deputi Bidang Industri dan Investasi pada 23 September 2026 sebagai bagian dari proses penyempurnaan dokumen.
Rangkaian tersebut menghasilkan draft final Peta Jalan dan Rencana Aksi Penguatan Standar Usaha Pariwisata 2026-2029 yang memuat 4 arah strategis, 8 rencana aksi, 26 kegiatan kunci, indikator kinerja, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi. Dokumen ini disusun sebagai acuan bagi Kementerian Pariwisata dalam memperkuat pengaturan, pembuktian, dan penerapan standar usaha pariwisata secara bertahap selama periode 2026-2029.






