DESMA Center sebagai Knowledge Partner Kementerian Pariwisata dalam Pelaksanaan International Tourism Investment Forum (ITIF) 2025
Penulis: Siti Nur Hasbiyana, Program Associate and Outreach
Pariwisata adalah salah satu sektor yang menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Namun untuk mewujudkan sektor pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing, membutuhkan dukungan penguatan investasi dari dalam maupun luar negeri. Kesempatan untuk menarik investasi sektor pariwisata membutuhkan peran pemerintah dan kerja sama multi pihak dalam menciptakan ekosistem yang lebih kondusif.
Peran aktif pemerintah, sinergi antar pemangku kepentingan, serta kebijakan yang mendukung menjadi kunci dalam menarik minat investor untuk menanamkan modalnya pada sektor pariwisata. Sadar akan pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melaksanakan International Tourism Investment Forum (ITIF) sebagai wadah untuk para stakeholder dan investor untuk bertemu.
ITIF merupakan event tahunan yang dilaksanakan sejak tahun 2023 dan 2024. ITIF 2023 bertemakan “Embracing Tourism Investment Opportunity: Green and Sustainable Investment” dan ITIF 2024 bertemakan “Elevating Tourism Investment for Sustainable Growth”. Selama dua tahun terakhir, tema ITIF disesuaikan dengan tren investasi pariwisata global. Melihat peningkatan tren sektor Health and Wellness Tourism, ITIF 2025 akan berfokus pada pengembangan dan investasi sektor ini guna memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan pariwisata kesehatan dan kebugaran.

Asisten Deputi Manajemen Investasi, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar bersama DESMA Center sebagai Knowledge Partner, melaksanakan seri pertemuan dan rapat-rapat untuk memperkuat penyusunan dan strategi pelaksanaan ITIF 2025. Pelaksanaan seri pertemuan tersebut dilakukan pada Maret sampai dengan Mei 2025.
ITIF 2025 akan menghadirkan narasumber dan investor yang relevan terkait Health and Wellness Tourism. ITIF 2025 akan memberikan kesempatan investasi Health and Wellness Tourism dalam konteks global dan Indonesia. Serta pemaparan proyek, peluang bisnis dan investasi, perusahaan tematik yang berkaitan dengan Health and Wellness Tourism.
ITIF 2025 akan dilaksanakan di Bali. Dalam konteks ini, ITIF 2025 diharapkan menjadi katalis penting yang akan membuka peluang investasi, khususnya subsektor health and wellness tourism. Forum ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya pasar health and wellness tourism yang lebih terstruktur dan strategis, sejalan dengan tren global serta kebutuhan masyarakat akan layanan wisata yang menyehatkan secara fisik, mental, dan spiritual. Dengan demikian, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan dalam peta pariwisata kesehatan dan kebugaran dunia.
